Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
Latest News

JIL

Jumat, 13 Agustus 2010 , Posted by API PERJUANGAN at 22.59




"JIL

Jaringan Islam Liberal di Indonesia (JIL).

Untuk mengacaukan ajaran Islam, Badan Intelejen Amerika Serikat, CIA, (Central Intellegent Agency) membentuk lembaga dana sosial bernama Asia Foundation yang mengucurkan dana 1,4 milyar dollar per tahun kepada JIL yang diketuai oleh Ulil Abshar Abdallah. Setiap minggu JIL berhasil mendominasi tulisan satu halaman di koran Jawa Pos yang tirasnya mencapai sekitar 350.000 eksamplar per hari, begitulah pula dengan koran lainnya juga pernah masuk iklannya diTV-TV nasional dengan dana melimpah miliran rupiah dari donatur jaringan Yahudi internasional. Ulama atau cendikiawan yang ingin meluruskan pandangan JIL, tidak akan pernah mendapatkan tempat tulisannya di koran tersebut, Mereka pun berhasil memasuki organisai massa Islam terbesar di Indonesia Nahdatul Ulama, Muhammadiyah dan kini salah satu gembong JIL yakni Ulil Abshar Abdallah telah bergabung dengan partai Demokrat.

Dosen-dosen IAIN (sekarang UIN atau STAIN ) seluruh Indonesia banyak mendapatkan bea siswa dari lembaga ini untuk meraih gelar doktor di bidang Islamologi di Universitas yang memiliki jurusan Islamic Studies yang didirikan oleh orientalis atau missionaris, seperti McGill Canada, Leiden Belanda dan lain-lain. Dengan harapan mereka akan menjadi agen-agen perubahan ajaran Islam sesuai dengan kehendak lembaga yang mendanainya (yaitu Islam yang dikehendaki para musuhnya yaitu Yahudi laknatullah 'alaihim yaitu agama JIL). Dari sinilah jutaan mahasiswa yang belajar di kampus Islam di poles oleh agen-agen ini yang bertopeng sebagai cendikiawan muslim.

Dari dua kutub agen ini, Al Qur’an, al- Hadits, dan referensi karya ulama Islam yang di akui otoritasnya digugat. Sedangkan pendapat dan karya orientalis barat tentang Islam dianggap sebagai ajaran final dan sempurna - ditelan mentah-mentah begitu saja - tidak pernah digugat ke absahannya. Tubuh mereka ada di timur, Otak dan hati mereka ada di Barat/Yahudi. Inilah bom waktu yang ditanam oleh barat ditubuh umat Islam, yang siap meledak meluluh-lantakan tubuh itu. Untuk menyusupkan ajaran JIL ini, salah satu agendanya adalah dibuatlah rekayasa terorisme oleh agen-agen intelijen dengan slogan WAR ON TERRORISM, maka dengan mudah fitnah rekayasa ini ditudingkan/dikambinghitamkan kepada mereka-mereka yang ingin tegaknya hukum Allah dimuka bumi. Maka lewat kakitangan Yahudi yakni DENSUS 88 yang dibiayai Amerika mulai melancarkan aksinya dengan mengabaikan azaz praduga tak bersalah langsung melakukan aksi kejam kepada para aktifis Islam yang dituduh sebagai pelaku terorisme. Banyak kasus penembakan DENSUS 88 seperti di Bekasi dan Cawang, menimbulkan banyak pertanyaan dan pelanggaran kemanusiaan. Sampai detik ini, DENSUS 88 tidak mengenali siapa korban yang ditembaknya. Kalau tidak teridentifikasi korban yang ditembaknya, lalu bagaimana Polisi mengatakan bahwa korban adalah pelaku terorisme? DENSUS dibentuk sebagai respons kasus Bom Bali I padahal korban Bom Bali tak sebanding dengan GENOCIDE Muslim Ambon dan Poso yang memakan korban kurang lebih 8.000 Muslim dan Muslimah namun pembantaian muslim ini ditutup-tutupi dengan alasannya takut terganggunya kerukunan umat beragama NAMUN ini tidak berlaku bagi kaum minoritas. Jika ada kaum minoritas yang terbunuh dengan sigap DENSUS/kaki tangan Yahudi akan bergerak sigap, tangkas, brutal dan sadis serta berakhir dengan pembantaian tanpa kompromi dengan mengabaikan azaz praduga tak bersalah. Sayang kebenaran informasi itu lewat satu corong saja yaitu MONOPOLI informasi dari pihak kepolisian, tidak ada suara pembanding dari pihak luar polisi yang berkompeten. Suara Polisi dianggap sebagai suatu kebenaran mutlak/final. Tak ayal lagi, dana projek Amerika inipun (topeng War on terrorism) masuk kerekening polisi sehingga mencuatlah kasus REKENING GENDUT KEPOLISIAN. Mereka telah menjual akherat mereka demi duniawi. Polisi sangat antusias terhadap mega project CIA ini karena dananya sangat melimpah. Namun ketika teror KORUPTOR yang banyak melibatkan institusinya, semuanya diam dan pura-pura tidak tahu dan saling melempar tanggung-jawab, inilah potret dinegeri PARA BEDEBAH. Ustadz Abu Bakar sendiri pernah mengatakan, setiap kali saya ditangkap, dalam beberapa hari polisi yang menangkap saya mampu membeli mobil mewah. Dananya dari mana? Tentu saja dari Yahudi Amerika. Umat Islam harusnya memiliki DENSUS sendiri yaitu DENSUS 8000, angka 8.000 adalah jumlah korban pembantaian Muslim dan Muslimah Ambon dan Poso yang dibantai oleh Kristen laknatullah, yang hingga kini 19 otak pelakunya termasuk pendeta Damanik serta para pejabat disana masih bebas berkeliaran dengan bebas sedang tibo cs hanya eksekutornya saja, sementara banyak para mujahidin yang berjihad membela pembantaian kaum Muslimin diAmbon dan Poso sebagai REAKSI dari sebuah AKSI BIADAB kafir harbi laknatullah malah menjadi sasaran target/DPO DENSUS 88.

Dengan rekayasa terorisme yang disusun CIA inilah, CIA menasehati pemerintah Indonesia agar perlu dilakukan DERADIKALISASI yang inti poinnya adalah MELIBERALKAN UMAT ISLAM (dengan ajaran SEPILIS: SEKULERISME, LIBERALISME dan PLURALISME) dari ajaran Nabi Muhammad dengan menghilangkan ajaran Tauhid, Jihad serta syariah kafah yang mulia didalamnya. Yahudi dan Amerika serta musuh Islam sangat begitu memahami, JIKA umat Islam kembali menerapkan syariat Islam kafah akan memungkinkan mereka menjadi negara adidaya/Daulah KHILAFAH dan ini akan mengancam dan membahayakan eksistensi penjajahan dan dominasi mereka atas negeri-negeri Islam. Pembentukan JIL ini, mengingatkan kita pada dibuatnya/pembentukan agama Ahmadiyah oleh Inggris untuk merusak ajaran Islam karena disamping mengakui Mirza Ghulam Ahmad sebagai Nabi baru dengan tadzkirah sebagai kitab sucinya dalam ajaran Ahmadiyah juga telah menghilangkan total ajaran Jihad. Sehingga Inggris yang kala itu menjajah India dengan mudah menguasai India untuk melanggengkan kekuasaan penjajahan/imperialismenya. Karena Ahmadiyah mengharamkan jihad kepada Inggris yang telah menjajah dan menindas negerinya.

JIL adalah proyek besar barat untuk menghancurkan Islam dari dalam dengan menggunakan strategi perang lewat jalur pemikiran lewat tangan-tangan orang munafik. JIL dibentuk lewat tangan-tangan CIA dengan dana yang luar biasa besar melalui organisasi THE ASIA FOUNDATION. Agama JIL mengusung faham SEPILIS yakni SEKULERISME, PLURALISME dan LIBERALISME, padahal MUI telah memfatwakan haram ajaran SEPILIS ini. Intinya mereka menolak penegakan SYARIAH ISLAM KAFAH dalam DAULAH KHILAFAH ISLAMIYAH. Yang paling ditakuti Yahudi adalah kembalinya daulah khilafah karena setelah Runtuhnya daulah khilafah Utsmaniyah, Yahudi telah berhasil mendirikan sebuah negara bernama ISRAEL. Sebuah hal yang mustahil dilakukan Yahudi ketika tegaknya Daulah Khilafah yang pernah menaungi 2/3 belahan dunia sebagai Islam yang rahmatan lil'alamien selama 13 abad. Riak gejolak kebangkitan Islam sudah mulai terlihat kembali, hal ini yang membuat Yahudi besar yakni Amerika yang melindungi Israel mulai tidak tenang (NIC, salah satu badan intelijen Amerika dalam analisnya mempublikasikan bahwa ditahun 2020, akan muncul kekuatan baru Islam yakni Khilafah). Karena jika sampai daulah KHILAFAH yang menegakan SYARIAT ISLAM, UKHUWAH, DAKWAH TAUHID dan JIHAD terbentuk maka LENYAPLAH negara Israel dari peta bumi juga akan hancurnya penjajahan dunia barat dinegara-negara yang berpenduduk mayoritas Islam. Penjajahan dalam bidang IPOLEKSOSBUDHANKAM (Ideologi, Politik, Ekonomi, Sosial, Hukum, Budaya, Pertahanan dan Keamanan) akan tergantikan dengan IPOLEKSOSBUDHANKAM yang bermabda' Islam. Dengan dasar kekhawatiran ini maka merekapun mulai membuat Proyek mega raksasa untuk menghancurkan ideologi Islam yang merupakan ancaman terbesar setelah keruntuhan Ideologi Komunis yang diusung blok Uni Soviet/Rusia. Salah satunya adalah dibentuknya organisasi para munafikin yakni JIl. JIL adalah sebuah faham. Jadi jika seseorang anti dengan Formalisasi Syariah kafah, anti dengan sistem Khilafah, sejatinya dirinya bagian dari faham JIL itu sendiri, disadari atau tidak disadari. Pemikirannya telah teracuni faham JIL yang menolak dengan tegas tegaknya hukum dan insitusi Islam diatas bumi Allah milik-Nya. untuk melakukan operasi penghancuran ideologi Islam, Yahudi telah membuat paketnya yaitu melalui DEMOKRASI yang berazazkan SEKULERISME, PLURALISME dan LIBERALISME:


Dokumen yang dikeluarkan Gedung Putih (The National Security Strategy USA) yg berisikan 5 Program utama untuk melawan dan menghambat Ideologi Islam/Khilafah Islamiyah yang dikhawatirkan akan muncul sebagai tandingan dan mengancam eksistensi kepemimpinan Ideologi mereka (Kapitalisme) pasca keruntuhan Komunisme dan 5 Agenda itu adalah: DEMOKRASI, HAM, PASAR BEBAS, SENJATA PEMUSNAH MASSAL dan WAR ON TERRORISM yang semuanya dikemas dalam bentuk Globalisasi.

Padahal negara ini merdeka diperjuangkan oleh para pahlawan/Mujahidin dengan pekik takbir "ALLAHU AKBAR!" yang menghendaki tegaknya syariat Islam dibumi Indonesia, bukan yang lain NAMUN kaum nasionalis yang notabene pengkhianat negara ini telah menghapus 7 kata kewajiban penerapan syariat Islam sehari setelah dideklarasikan pada tanggal 17-08-1945 tepatnya tanggal 18-08-1945, inilah awal kegelapan bangsa Indonesia karena telah mencampakan hukum Allah dan menjadikan Thogut sebagai sesembahan yang patut ditaati dari selain apa yang telah diturunkan-Nya.

KHILAFAH adalah milik umat islam sedunia "BILA UMAT ISLAM TIDAK MEMILIKI KHALIFAH MAKA SEOLAH-OLAH BADAN TIDAK BERKEPALA" (HOS TJOKROAMINOTO dalam KORAN HINDIA BAROE, 15-01-1926)

Watak orang munafik sudah ada sejak zaman nabi Muhammad, hal ini terekam melalui ayat-Nya melalui ciri-ciri orang munafik yang anti dengan Syariah Islam kafah:

"Apabila dikatakan kepada mereka : "Marilah kamu (patuh) kepada hukum yang Allah telah turunkan dan kepada hukum Rasul", niscaya kamu lihat orang-orang munafik menghalangi dengan sekuat-kuatnya dari (mendekati) kamu." [QS. ANNISA:61]

Beberapa ajaran sesat JIL, antek yahudi:
Link1, Link2,

Mereka JIL/Munafik adalah para pembangkang dan tukang makar kepada Allah dengan menolak dengan tegas hukum-hukum-Nya yang wajid diaplikasikan baik dilingkungan sistem pemerintahan maupun kehidupan bermasyarakat dan juga individu.
Padahal hukum/syariat buatan Allah adalah TERBAIK dan tiada bandingannya dengan hukum buatan manusia yang banyak celah kelemahannya:

"Apakah hukum Jahiliyah yang mereka kehendaki, dan (hukum) siapakah yang lebih baik daripada (hukum) Allah bagi orang-orang yang meyakini (agamanya)?" [QS. ALMAIDAH:50]

Bukankah kita yakin dengan agama Islam yang kita anut? Lalu mengapa harus menolak penerapan syariat Islam kafah dalam daulah Khilafah?

Ada tiga vonis dari Allah jika seseorang/negara tidak memakai syariat Islam yakni ALQURAN dan ASSUNNAH sebagai SUMBER DARI SEGALA SUMBER HUKUM dan menyekutukan/syirik/memusyrikan dengan berundang-undang selain memakai AlQuran dan AsSunnah, yaitu Fasik, Zalim dan Kafir. (Seseorang yang terlibat dalam pemerintahan, tangannya mampu merubah tapi dia diam saja dalam memperjuangkan syariat Islam maka dia terhukumi sebagai pendosa besar/fasik dan zalim karena telah memusyrikan hukum Allah dengan hukum buatan manusia, padahal Allah akan mengampuni segala dosa KECUALI syirik. Sedang yang sama sekali antipati dengan syariat Islam maka wataknya sama saja/tiada bedanya dengan orang kafir yang anti dengan syariat Islam apalagi yang memerangi para pejuang syariah dan khilafah maka tingkatannya lebih besar lagi dari itu, mereka sejatinya telah memerangi DIENULLAH agar tidak tegak dimuka bumi, merekalah orang-orang yang fasik dan zalim karena tangannya mampu merubah karena dekat dengan kekuasaan tapi malah menolak penerapan syariat Islam kafah bahkan berusaha menghancurkan, menghalangi para aktifis Islam yang berjuang mendakwahkan syariat Islam dengan berbagai rekayasa seperti rekayasa terorisme, dll)

"Barangsiapa tidak memutuskan perkara menurut apa yang diturunkan Allah, maka mereka itu adalah orang-orang yang ZALIM." [QS. ALMAIDAH:45]
"Barangsiapa tidak memutuskan perkara menurut apa yang diturunkan Allah, maka mereka itu adalah orang-orang yang FASIK." [QS. ALMAIDAH:46]
"Barangsiapa yang tidak memutuskan menurut apa yang diturunkan Allah, maka mereka itu adalah orang-orang yang KAFIR." [QS. ALMAIDAH:44]

Umat Islam wajib menjadikan ALQURAN dan ASSUNAH sebagai SUMBER DARI SEGALA SUMBER HUKUM bukan hukum buatan manusia/Thagut yang menghalalkan yang haram dan mengharamkan yang halal, padahal Allah telah memerintahkan untuk menjauhi thagut dan hanya berhukum kepada apa-apa yang diturunkan Allah saja yakni ALQURAN dan ASSUNNAH:

"Apakah kamu tidak memperhatikan orang-orang yang mengaku dirinya telah beriman kepada apa yang diturunkan kepadamu dan kepada apa yang diturunkan sebelum kamu ? Mereka hendak berhakim kepada thaghut, padahal mereka telah diperintah mengingkari thaghut itu. Dan syaitan bermaksud menyesatkan mereka (dengan) penyesatan yang sejauh-jauhnya." [QS. ANNISA:60]

Makna TAUHID yaitu hanya menjadikan Allah sebagai satu-satunya sesembahan. Tiada Tuhan selain Allah. Juga tauhid hukumiyah (Tiada Hukum yang pantas ditegakan kecuali Hukum Allah) yaitu hanya rela dan ridha jika hanya hukum Allah/aturan/sistem Islam yang diterapkan dan ditegakan bukan hukum buatan Thagut apalagi hukum/peraturan/sistem hidup warisan penjajah Belanda, dll yang notabene buatan manusia yang sarat dengan kepentingan dan kelemahan yang akibatnya menjadikan kehancuran bagi berkehidupan bermasyarakat dan beragama, hal ini sesuai firman Allah:

"dan hendaklah kamu memutuskan perkara di antara mereka menurut apa yang diturunkan Allah, dan janganlah kamu mengikuti hawa nafsu mereka. Dan berhati-hatilah kamu terhadap mereka, supaya mereka tidak memalingkan kamu dari sebahagian apa yang telah diturunkan Allah kepadamu. Jika mereka berpaling, maka ketahuilah bahwa sesungguhnya Allah menghendaki akan menimpakan mushibah kepada mereka disebabkan sebahagian dosa-dosa mereka. Dan sesungguhnya kebanyakan manusia adalah orang-orang yang fasik." [QS. ALMAIDAH:49]

Demi setumpuk uang, JIL/orang-orang munafik ini mau menggadaikan akherat dengan duniawi dengan meninggalkan dan memusuhi para penyeru syariat Islam kafah dalam naungan Daulah Khilafah dan membela sistem kufur demokrasi mati-matian yang menjadikan syariat Islam hanya sekedar OPSI bukan OBLIGASI karena Sejatinya demokrasi berazazkan sekulerisme yakni memisahkan wilayah agama dari kehidupan dan pemerintahan, Voux Populi Voux Dei, Suara rakyat suara Tuhan, dari rakyat, untuk rakyat, oleh rakyat. Suara Mayoritas adalah yang menjadi pedoman kebenaran bukan AlQuran dan Assunnah. Makanya tidak heran jika di Indonesia yang muslimnya terbesar didunia, dibangun lokalisasi pelacuran terbesar se-Asiatenggara yaitu Dolly. Demokrasi membolehkan rakyatnya menjadi hina dina sebagai pelacur, membolehkan Ahmadiyah berkembang, membolehkan JIL menghancurkan Islam, membolehkan Organisasi Yahudi Internasional dibawah payung Freemasonry yaitu Baha'i, Amorc, Rotary dan Lion club masuk ke Indonesia, dll. Semua ini terjadi karena Indonesia bukanlah negara agama. Persis seperti negara-negara Komunis dan Kapitalis, yang membolehkan Muslim berpuasa, sholat, zakat, dll tapi HUKUM ISLAM/SYARIAT/ATURAN Islam sama-sama dicampakan, maka Indonesia tak jauh berbeda dengan negara-negara berhaluan komunis maupun kapitalis bahkan dinegara komunis sekalipun demi melindungi negaranya dari kehancuran, China telah memblokir 40.000 situs porno, sedang di Indonesia semunya serba bebas dan boleh. Inilah para pengkhianat dan penghancur NKRI sebenarnya, karena sudah melenceng jauh dari cita-cita para mujahidin yang telah berkorban jiwa raga demi kemerdekaan Indonesia dan kemerdekaan Indonesia sejati hanya bisa dicapai jika memakai syariah Islam sebagai dasar pemerintahan dan menjadikannya sebagai SUMBER DARI SEGALA SUMBER HUKUM SEBAGAI SOLUSI KEHIDUPAN.:

"Kabarkanlah kepada orang-orang munafik bahwa mereka akan mendapat siksaan yang pedih, (yaitu) orang-orang yang mengambil orang-orang kafir menjadi teman-teman penolong dengan meninggalkan orang-orang mu'min. Apakah mereka mencari kekuatan di sisi orang kafir itu ? Maka sesungguhnya semua kekuatan kepunyaan Allah."
[QS. ANNISA:138-139]

Hukuman bagi orang-orang munafik yang anti formalisasi hukum Allah tiada bedanya dengan hukuman bagi orang-orang kafir yaitu sama-sama dimasukan kedalam neraka JAHANNAM padahal mereka adalah orang-orang Islam yang bersyahadat tapi hati mereka ingkar:

"Sesungguhnya orang-orang munafik itu pada tingkatan yang paling bawah dari neraka. Dan kamu sekali-kali tidak akan mendapat seorang penolongpun bagi mereka." [QS. ANNISA:145]

JIL/kaum munafikin suka mengejek dan menghina kepada Muslim yang ingin mengembalikan ajaran yang dibawa Nabi Muhammad sebagai kelompok Fundamentalis, Fanatik, Extrimis, Radikal, Garis Keras, dan celaan lainnya yang menganggap kita sebagai kaum muslimin telah tertipu dengan ajaran Islam yang dibawa nabi Muhammad. Padahal tiada Islam kecuali apa-apa yang dibawa nabi Muhammad dan diamalkan para sahabat.

"ketika orang-orang munafik dan orang-orang yang ada penyakit di dalam hatinya berkata: "Mereka itu (orang Mu'min) ditipu oleh agamanya". : (Allah berfirman), "Barang-siapa yang bertawakkal kepada Allah, maka sesungguhnya Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana". [QS ALANFAL:49]

"Orang-orang munafik laki-laki dan perempuan sebagian dengan sebagian yang lain adalah sama, mereka menyuruh membuat yang munkar dan melarang berbuat yang ma'ruf dan mereka menggenggamkan tangannya. Mereka telah lupa kepada Allah, maka Allah melupakan mereka. Sesungguhnya orang-orang munafik itu adalah orang-orang yang fasik." [QS. AT-TAUBAH:67]

Orang-orang munafik yang anti dengan formalisasi syariah/hukum Allah telah diancam dineraka Jahannam, KEKAL ABADI SELAMA-LAMANYA.

"Allah mengancam orang-orang munafik laki-laki dan perempuan dan orang-orang kafir dengan neraka Jahannam, mereka kekal di dalamnya. Cukuplah neraka itu bagi mereka, dan Allah mela'nati mereka, dan bagi mereka azab yang kekal." [QS. AT-TAUBAH:68]

Perintah Allah kepada nabi Muhammad untuk berjihad kepada orang munafik dan orang-orang kafir yang bersekutu dengannya yang berniat menghancurkan ajaran Islam:

"Hai Nabi, berjihadlah orang-orang kafir dan orang-orang munafik itu, dan bersikap keraslah terhadap mereka. Tempat mereka ialah jahannam. Dan itu adalah tempat kembali yang seburuk-buruknya." [S. AT-TAUBAH:73]

"Hai Nabi, perangilah orang-orang kafir dan orang-orang munafik dan bersikap keraslah terhadap mereka. Tempat mereka adalah jahannam dan itu adalah seburuk-buruknya tempat kembali." [QS. AT-TAHRIM:9]

Semoga watak kita dijauhi dari kemunafikan yakni menolak penerapan syariat Islam kafah sebagaimana watak para kafirin, musyrikin juga munafikin yang anti dengan penerapan SYARIAH KAFAH DIDALAM DAULAH KHILAFAH. Amien

Api Perjuangan
Bookmark and Share

Currently have 0 komentar:

Leave a Reply

Posting Komentar