Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
Latest News

E-BOOK

Sabtu, 07 Agustus 2010 , Posted by API PERJUANGAN at 02.07



Al-Quran dan Islam sebagai undang-undang dan sistem kehidupan yang mengatur segala bentuk kegiatan umat manusia mencakup seluruh aspek. Baik itu bidang ekonomi, pendidikan, hukum, sosial, budaya, ideologi, pertahanan keamanan maupun politik. Sekuerisme yang merupakan asas dari sistem kufur demokrasi yaitu pemisahan agama dari kehidupan sangat bertentangan dengan Islam. Sebagaimana telah tersurat dalam QS. Al-Maa’idah: 49:


“... dan hendaklah kamu memutuskan perkara di antara mereka menurut apa yang diturunkan Allah, dan janganlah kamu mengikuti hawa nafsu mereka. Dan berhati-hatilah kamu terhadap mereka, supaya mereka tidak memalingkan kamu dari sebahagian apa yang telah diturunkan Allah kepadamu. Jika mereka berpaling (dari hukum yang telah diturunkan Allah), maka ketahuilah bahwa sesungguhnya Allah menghendaki akan menimpakan musibah kepada mereka disebabkan sebahagian dosa-dosa mereka. dan sesungguhnya kebanyakan manusia adalah orang-orang yang fasik.” [QS. 5: 49]


"Apakah hukum Jahiliyah yang mereka kehendaki, dan (hukum) siapakah yang lebih baik daripada (hukum) Allah bagi orang-orang yang meyakini (agamanya)?" [QS. 5:50]


Sebenarnya manusia hanyalah pelaku dari undang-undang kehidupan, Al-Quran adalah pedoman dari undang-undang manusia, sedangkan Allah SWT merupakan konseptor kehidupan di dunia yang wajib di imani, bukan dikritik buta. Jadi kemajuan suatu bangsa baru akan terwujud apabila pemerintahan mampu memahami pedoman kehidupan yang telah ditetapkan Sang Pencipta/Penerapan syariah Islam kafah.


Agama tidak bisa dipisahkan dengan kehidupan negara atau pemerintahan politik. Sebagaimana yang telah dijelaskan oleh Ibnu Taymiyyah dalam Maj’mu Al-Fatawa juz 28 hal 394, apabila negara dipisahkan dari agama ataupun sebaliknya negara dipisah dari agama, maka keadaan masyarakat niscaya akan hancur. Agama dan kekuasaan ibarat saudara kembar. Seperti Imam al-Ghazali memisalkan agama adalah pondasi dan negara adalah bangunannya. Sebuah bangunan tidak akan bisa berdiri tegak tanpa adanya pondasi.


Alhamdulillah atas berkat pertolongan Allah, Kami persembahkan untuk pengunjung blog ini, E-book yang bermutu tinggi untuk menambah wawasan keislaman kita semua. Semoga kita semua mendapatkan ilmu dan hidayah dari Allah SWT untuk mengarungi kehidupan dunia ini untuk memperoleh kehidupan disurga yang abadi. Amien.


Download

Part 1 :: sistem-pergaulan-dalam-islam-1-50.pdf

Part 2 : sistem-pergaulan-dalam-islam-51-118.pdf

Part 3 : sistem-pergaulan-dalam-islam-119-202.pdf

Part 4 : sistem-pergaulan-dalam-islam-203-314.pdf



















Download

Part 1: 001-194-syakhshiyah-1-indonesia

Part 2: 195-394-syakhshiyah-1-indonesia

Part 3: 395-564-syakhshiyah-1-indonesia






Indonesia-Titik Awal Tegaknya Khilafah

Download

manifesto-ht-untuk-indonesia

manifesto-ht-untuk-indonesia-lampiran


















Api Perjuangan
Bookmark and Share

Currently have 1 komentar:

  1. MaaSyaaAllah MaaSyaaAllah, senang serta bersyukur sekali, link ini bermanfaat betul. Semoga bisa terus berkembang dan bermanfaat untuk ummat 💪✊

Leave a Reply

Posting Komentar